web design murah indonesia jakarta
Web Design
Web DesignPerusahaan Web DesignPelayanan TerpaduPelanggan Setia KamiPengumuman & BeritaKonfirmasikan Pembayaran AndaHubungi Kami
Web Design
 
 
Pendaftaran User
Saat ini kami telah membuat lebih dari ratusan website yang tersebar diseluruh nusantara, bandingkan hasil dan harga yang kami tawarkan, segera bergabung dengan NEO INTERACTIVE dan menjadi salah satu bagian dari kami. informasi lebih lanjut hubungi 021 30602200 / 0816988550
Web Design
Web Design
halaman : Default

Pengumuman

Dimuat oleh: Admin Web - 08/07/09 @ 6:28AM
Mengutip pernyataan Bill Gates, Chairman of Microsoft Corp,
“Internet akan menyapu kita seperti sebuah gelombang pasang yang akan menenggelamkan setiap orang yang dilewatinya yang tidak siap untuk hidup dalam sebuah masyarakat informasi”.
 
Mungkin interaktifitas tanpa batas yang ditawarkan oleh internet kepada umat manusialah yang membuat internet tersosialisasi secara quantum (dengan sangat cepat). Bila mengamati kondisi Indonesia pada tahun 1994 internet masih sangat terbatas, tetapi kini telah banyak bahkan beribu-ribu warnet bertebaran diseluruh pelosok negeri dan demam E-commerce telah melanda semua kalangan profesi.
 
Menurut Stevan Hamad dalam ”post-Gutenberg Galaxi: The fourth Revolution the Means of Production of Knowledge” telah terjadi tiga revolusi dalam sejarah pemikiran manusia bila ditinjau dalam kontruksi pengetahuan umat manusia, dan kini kita berada dalam ambang yang keempat. Yang pertama terjadi ketika bahasa  pertama muncul dalam spesies homo sapiens, kedua dengan ditemukannya tulisan dan ketiga munculnya peralatan mesin yang lebih dikenal dengan peristiwa “revolusi industri.”
 
Kini kita berada diambang revolusi yang keempat, yakni revolusi quantum. Umat manusia pasca revolusi keempat ini akan dapat berinteraksi oral maupun teks dengan sangat interaktif ke seluruh penjuru dunia tanpa sedikitpun kehilangan interaktifitas maupun perasaan livenya. Disribusi, propagasi, dan menyebarnya pengetahuan melalui internet maupun kodifikasi dan kontruksinya menjadi teramat eksplosif.
 
Kemudian timbul sejumlah pertanyaan yang cukup menggelitik: ”bagaimana persiapan kita semua dalam menyiapkan diri di era quantum? loncatan-loncatan apa yang telah kita siapkan secara dini dalam menghadapi dunia dan mentranformasikannya mmenuju suatu tatanan dunia baru?”
 
“Telah siapkah dengan menquantumkan atau memberikan terobosan antar generasi; sehingga generasi berikut sanggup mengikuti dan menghadapi bahkan ikut mengendalikan perubahan-perubahan dan loncatan-loncatan yang akan terjadi?”
 
“Atau terus menerus dan turun temurun generasi berikutpun hanya akan menjadi penonton dan looser yang pasif dan matrix (penjara) yang potensinya terpasung dan tidak teraktualisasi dalam kehingarbingaran dunia cyberspace milenium berikut ini?”




RSS 2.0
Kembali ke Atas